Tepat di tanggal 22 desember 2018 dimana telah terjadi peristiwa yang sangat menyedihkan untuk masyrakat kabupaten pandeglang khusus nya yang berada di pesisir pantai pandeglang.mungkin ini peristiwa yang takan pernah bisa dilupakan sampai kapanpun,pandeglang yang terkenal dengan wisatanya khusus nya di sector kelautan telah porak poranda dalam sekejap,gelombang yang datang tiba-tiba menjadi saksi bahwa begitu dasyat nya terpaan air laut yang menghantam apapun di hadapan nya, gedung- gedung yang kokoh tak lagi mampu menahan amukan ombak yang sedang murka pada saat itu.
Belum habis luka Lombok,palu dan donggala kini hadir kembali luka yang baru luka laut biru yang menghebuskan gelombang pada pesisir indah, ratusan nyawa melayang,ribuan rumah rusak bahkan rata dengan tanah,ini mejadi sejarah kedua setelah tahun 1883 yang menggoncang pesisir pantai pandeglang.
Isak tangis masih menggema dalam ingatan tercucur darah dikening di kaki dantangan menjadi fakta sejarah duka hingga tergerak hati untuk bercerita pada generasi muda bahwa tanah pandeglang adalah tanah seribu misteri dalam luka.
Tanpa ada bisikan alam atau clotehan camar buih putih yang terbawa gulungan ombak itu mendobrak benteng benteng bambu nan raapuh hingga meluluh lantahkan apa yang ada didalamnya bukan hanya itu bangunan yang berdiri kokoh dengan benteng tembok itu menjadi sasaran amarah ombak semua orang panik berlari mencari keselamatan diri.
Malam itu mulut tak ada yang diam semua menjerit ketakuatan hingga mengutuk pagi dalam kepiluan,mata yang masih berderai air mata luka dipaksa memandang fakta rumah yang hancur dengan mayat yang ter tutup puing banngunan yang berserakan,tak lepas dari itu suara ambulan mengiringi tangisan ibu mencari anaknya, dengan derai hujan yang membasahi para relawan menjadi saksi nyata menutup tahun 2018 pandeglang dalam kondisi luka dan duka.
Langkah demi langkah hati ini bergetar,Apakah ini teguran yang maha kuasa? Entahlah,tapi kenyataan nya laut marah,gunungpun gelisah.mari kita pasrahkan kepada ilahi,ini adalah takdir yang maha kuasa,jutaan orang mendoakanmu,bangkitlah pandeglangku hapuslah kesedihanmu dengan cara bersujud kepadaNya.
Comments
Post a Comment